Cerita Rakyat Sangkuriang Singkat

ngancati.net – Cerita ini adalah Sebuah cerita legenda yang dikutip dari mulut ke mulut masyarakat Jawa Barat. Cerita ini menceritakan tentang kehidupan suatu keluarga pada jaman dahulu. Terdapat tokoh-tokoh utama dalam cerita tersebut.

  • Tokoh Utama dan perwatakan tokoh.
  • Sangkuriang (anak) , Berani, pemarah dan mempunyai sebuah kesaktian
  • Dayang Sumbi (Ibu) , Cantik, Penyayang dan juga Setia.
  • Tumang , Seekor Anjing (bapak dari sangkuriang)

Cerita Sangkuriang

Cerita Rakyat Sangkuriang dan Dayang Sumbi – Pada jaman dahulu kala tepatnya di daerah Jawa Barat terdapat seorang putri yang sangat cantik bernama Dayang Sumbi dan satu anak bernama Sangkuriang. Sangkuriang semasa kecil sangat suka berpetualang seperti halnya berburu di dalam hutan. Sangkuriang mempunyai seekor anjing dan kemana sangkuriang pergi selalu ditemani dengan anjing tersebut. Anjing tersebut bernama Tumang. Tumang sebenarnya adalah titisan dewa yang berwujud anjing dan dialah bapak dari sangkuriang, yang tahu tentang hal tersebut adalah sang ibu saja, akan tetapi dayang sumbi tidak menceritakan hal itu kepada anaknya. Dayang sumbi sengaja merahasiakannya pada sangkuriang.

sangkuriang-dan-asal-usul-gunung-tangkuban-perahu

Pada suatu hari sangkuriang pergi ke hutan untuk berburu bersama anjing kesayangannya, di sela-sela perjalanan sangkuriang sangat asyik dengan anjingnya sampai tiba di tengah hutan. Sesampainya di tengah hutan sangkuriang melanjutkan perburuannya. Awalnya sangkuriang melihat seekor burung yang sedang bertengger di ranting pohon, dan menyiapkan alat untuk mendapatkan burung tersebut. Sangkuriang lantas menembak burung itu, keahlian berburu yang sangat mahir burung itu terkena tembakan dan terjatuh ke tanah. Sangkuriang meminta anjing kesayangan nya tadi untuk menghampiri burung tadi dan mengambilnya.

Namun Tumang tetap saja tidak bergerak, tumang tidak mengikuti perintah dari sangkuriang. Karna kesal dengan tumang sangkuriang menembak Tumang hingga mati. Sangkuriang pulang seorang diri. Setibanya di rumah sangkuriang menceritakan kejadian itu kepada ibunya. Begitu terkagetnya Dayang Sumbi mendengar cerita anaknya telah mengusir anjing yang merupakan bapaknya sendiri. Dayang sumbi pun marah besar, saking marahnya dayang sumbi memukul sangkuriang dengan sebuah sendok nasi ke arah kepala sangkuriang

Karena merasa kesal juga, sangkuriang akhirnya memutuskan untuk pergi mengembara seorang diri. Namun di sisi lain dayang sumbi sangat menyesal telah memperlakukan sangkuriang seperti itu. Lama mengembara dan tak kunjung kembali, dayang sumbi dengan rasa menyesalnya selalu berdoa agar bisa bertemu kembali dengan anaknya. Tak henti-henti dia setiap hari berdoa berharap anaknya bisa pulang menemuinya. Doa yang dipanjatkan dayang sumbi pun dikabulkan oleh dewa. Dewa memberikan sebuah keajaiban kepada dayang sumbi dengan kecantikan yang tak lekang oleh waktu dan menjadi awet muda.

Kisah Sangkuriang

Bertahun tahun lamanya sangkuriang meninggalkan rumah hingga sangkuriang menjadi sosok dewasa. Setelah lama meninggalkan kampung Sangkuriang mempunyai niatan untuk pulang ke rumah, saking lama dia pergi dan ternyata kampung halaman nya dulu sudah berubah total. Dari dahulu ia kecil sampai dewasa banyak sekali perubahan yang terjadi di sana.  Saat berada di kampung sangkuriang melihat seorang wanita cantik jelita, yang bukan lain wanita tersebut adalah ibunya sendiri yang dikaruniai dewa kecantikan abadi.

Baca Juga :

Cerita Rakyat Cindelaras dari Jawa Timur

Cerita Legenda Indonesia Si Pitung Jagoan Betawi

Karna terpesona dengan kecantikan wanita tersebut sangkuriang lantas mendekati wanita itu, dan mempunyai sebuah niatan untuk menikahi nya. Sangkuriang lantas melamar Dayang sumbi, betapa senangnya sangkuriang lamarannya diterima oleh dayang sumbi dan mereka akan berencana untuk menikah di waktu dekat.  Sebelum menikah sangkuriang dengan kebiasaan berburu semasa kecil meminta izin kepada dayang sumbi untuk pergi ke hutan. Pada waktu itu sangkuriang meminta dayang sumbi untuk mengikatkan sebuah ikat rambut ke kepalanya. Dayang sumbi melakukan hal tersebut dan sewaktu mengikat tali dikepala sangkuriang dayang sumbi sangat terkaget-kaget melihat bekas luka di kepala sangkuriang. Bekas luka tersebut mengigatkan akan sangkuriang kecil yang dipukul dengan sendok di kepalanya. Luka yang hampir sama di bagian yang sama. Lantas dayang sumbi menanyakan kepada sangkuriang penyebab luka itu “ kepala kamu ada bekas luka, kenapa..” sangkuriang lantas menceritakan kepada dayang sumbi penyebab lukanya itu.

Dari cerita sangkuriang tadi Dayang sumbi semakin yakin jika sangkuriang adalah anak nya sendiri yang sewaktu kecil pergi meninggalkannya. Disitu dayang sumbitidak langsung membicarakan pada sangkuriang, kemudian sangkuriang pergi berburu. Setelah berburu sangkuriang kembali kerumah menemui dayang sumbi. Dengan keyakinanya dayang sumbi menceritakan kepada sangkuriang bahwa sangkuriang adalah anaknya sendiri. Dayang sumbi tadak mungkin bisa melanjutkan pernikahanya dengan sang anak. Namun sangkuriang tidak percaya dengan perkataan dayang sumbi dan tetap ngotot untuk menikai dayang sumbi.

Di sisi lain dayang sumbi memikirkan bagaimana caranya agar sangkuriang membatalkan niatan untuk menikah dengan nya. Setelah lama berpikir dayang sumbi mengajukan dua syarat kepada sangkuriang jika ingin menikah denganya. Dan apabila sangkuriang mampu memenuhi kedua syarat tersebut dayang sumbi akan menuruti keinginan sangkuriang, akan tetapi jika tidak berhasil dayang sumbi meminta agar sangkuriang membatalkan niatan menikah dengan nya. Sangkuriang menerima syarat yang di berikan dayang sumbi, “apa syarat itu” tanya sangkuriang. “syarat pertama dayang sumbi menginginkan agar membendung sebuah sungai, yakni sungai citarum dan membuatkannya sebuah perahu yang besar untuk menyebrangi sungai. Kedua syarat tersebut harus sudah terpenuhi sebelum pagi datang. Karna tekat kuat sangkuriang yang ingin segera menikahi dayang sumbi , sangkuriang menerima syarat tersebut.

Sangkuriang mulai melakukan apa yang di syaratkan oleh dayang sumbi, dengan kesaktian dan di bantu oleh makhluk halus. Sangkuriang hampir menyelesaikan syarat itu sebelum fajar tiba, namun di sisi lain dayang sumbi yang tidak ingin menikah dengan anaknya sendiri. Dia berusaha mengagalkan usaha sangkuriang, dengan cara meminta bantuan kepada warga mengelar kain berwarna merah yang sangat besar di timur kota.

Kain itu memancarkan warna merah sehingga terlihat seperti sinar matahari terbit. Sangkuriang yang melihat pancaran kain tersebut dan mengira bahwa hari sudah pagi, dan seketika menghentikan pekerjaannya. Merasa gagal memenuhi syarat yang diberika oleh dayang sumbi, sangkuriang sangat kesal sekali. Sangkuriang lantas menjebol bendungan yang dibuatnya tadi sehingga terjadi sebuah banjir besar di kota itu, dan tidak hanya menjebol bendungan. Sangkuriang juga menendang kapal yang telah dibuatnya tadi dengan kesaktian yang dimilikinya. Perahu itu ditendang dengan keras sampai melayang keatas dan kemudian perahu tersebut jatuh terbalik membentuk sebuah gunung. Gunung tersebut dinamakan Gunung Tangkuban Perahu oleh warga sekitar.

Itulah sedikit cerita rakyat sangkuriang dan gunung tangkuban perahu. Semoga bacaan diatas dapat bermanfaat.. terimakasih.

Incoming search terms:

  • unsur intrinsik dan ekstrinsik cerita rakyat sangkuriang
  • kesimpulan cerita sangkuriang
  • ringkasan cerita sangkuriang dalam 15 kalimat
  • naskah drama sangkuriang untuk 9 orang
  • ringkasan cerita sangkuriang
Cerita Rakyat Sangkuriang Singkat | soni | 4.5
/* */
Selamat Datang di NGANCATI.NET

Kl1k Tanda(x) 2 Kali Untuk Tutup

Terimakasih Telah Berkunjung:*